|
KEBENCIANKU
Suara itu...
Bayangan itu...
Mengapa selalu mengikutiku
Langkah itu...
Wangi itu...
Mengapa selalu menggangguku
Ucapan itu...
Rayuan itu...
Mengapa selalu mengusikku
Mereka...
Hanya kaum yang tak lebih dari binatang jalang
Mereka...
Hanya kaum yang tau akan nafsu
Mereka...
hanya kaumyang hanya bisa menyakitiku
Mereka...
hanya kaum yang membuat hidupku hancur
Dan mereka, Hanya kaum
Yang tertawa akan tetesan air mataku
Yang bahagia akan jeritanku
Yang tersenyum akan penderitaanku
Iya nich, dah lama banget gak buka blog ini.Isinya juga dah gak seru!
Tapi untung aja ada si hanny yang nyaranin.kalo gak, gak tau deh masih ingat apa gak ama ini blog
Besok ada festband, bingung nih mau pigi apa gak, Abis males banget. Gak ada yang perlu ditengok sih, abis tu cowok dah kadaluarsa.
Iya, tgl 21 bulan lalu, semuanya dah berakhir. The End gitu!
kalo dipikir2, emang kasian juga putus ditengah jalan, soalnya itukan ampir setaun. Bayangin aja, 11 bulan bersama dan ternyata PUTUS deh!
Tapi, semua pasti ada hikmahnya! buktinya sekarang hidup ini lebih asyik, mau kemana-mana gak ada yang atur. Mau temenan am sapa aja, itu urusanku. Mau seharian keluar ama teman-teman, gak ada yang marah. Mau jalan-jalan ama cowok laen, gak ada yang larang. Pokoknya asyik banget deh.
tapi kalo lagi suntuk, baru deh kerasa. Sepi, senyap, Sendiri.
SENDIRI
zelda
Angin kering berhembus. Kota membeku
Kubertanya dalam diriku
Berapa musim berlalu tanpa bahkan suara sedikitpun?
Manusia datang dan pergi
Membuahkan beban berat,
Mencari hari esok
Dalam kesewenangan yang semakin memanas
Terasa seperti pasir
jatuh melewati jari-jari
Kembali kemudian, kata yang meremukan hatiku
Mendadak menusuk jantung dengan penderitaan, tapi...
Kucari bagian diriku,
Menghitung malam tak berakhir dalam sedetik
Perasaan ini mulai menjadi aneh
bahkan kuhampir kehilangan jiwa
Kuberpikir, mengapa langit begitu luas ?
Walau kucoba berteriak, suara tak berkutik
Dan air mata mengalir
Mulai sekarang, tanpa kebodohan, tanpa kesalahan
Ku akan terus berjalan. Seberapapun jauh...
Tadi diskul, lagi buka2 binder Hanny, trus dapat deh puisi ini!
baguskan puisinya ? Iya dong. Pertama dv juga gak nyangkan hanni bisa sekreatif ini Abis, lihat aja si Hanny aslinya gimana. Cuek gitu deh orangnya! But, this is reality. She can make this Poetry....
YANG KUMAU
Saat itu...
Saat kami bertatapan
dua bola matanya memberikan 1000 makna bagiku
Saat itu...
Saat kami saling memandang
cahaya matanya, menerangi isi hatiku
Saat itu...
Saat dia melihatku
seakan rasa sayang untukku masih tersimpan disana
Saat itu...
Aku ingin berlari, menjauh darinya
Aku tak ingin es dihatiku mencair
Aku tak ingin terjerat lagi
Aku tak ingin disakiti lagi
Lepaskan aku darinya
Walau kutau, semakin kuberlari, dia semakin dekat
Walau kutau, serpihan ini ingin kembali utuh
Walau kutau, Kesempatan itu masih ada
Tapi...
Aku tak mau dia masuk kedalam hatiku lagi
Aku tak mau dia menjadi raja dikerajaanku
Aku tak mau menderita lagi
Lepaskan aku...
Bebaskan aku...
Kasihani aku...
Biarkan aku mencari kehidupanku yang lebih baik...
Biarkan aku pergi tinggalkan ini semua...
Duh bingung nih, mau buat apa lagi. Maybe, ini cukup kali ya!
Entar lain kali sambung lagi
|